Jakarta 23/02/2018 – AYO ( Attitude through Young Orienting ) menjadikan Sinerji dan Enerji terintegrasi melalui Keluarga & Budaya dalam membangun Originalitas dan Ordinari Generasi Z sebagai implementasi konten Go Young Ukm4gallery ( GoYOUNGukm ) sebagai salah satu implementasi dari RoadMap ( Indonesiaku DIGITAL Nationwide ).

Fenomena peningkatan jumlah penduduk usia muda ( Young Generation – Zgeneration ) sebagai usia produktif ( Bonus Demografi) yang secara signifikan dapat dikatakan sebagai BIOgeneration tak semata BIOsystem atau BIOenergy, karena sesungguhnya selama ini sudah sepatutnya jika kita berharap generasi muda saatnya memberikan kontribusi lebih bagi perekonomian domestik melalui khusus nya Digital Education Environment & Empowerment through Energizing.

Dengan membandingkan dibeberapa negara tetangga Indonesia, selama ini bonus demografi ( Pertumbuhan Ekonomi Generasi Muda ), interaktif Intermoda transportasi dalam hal Hub digital dalam artian Intelegency transformer belum bisa dimanfaatkan dengan optimal.

Dalam event kick off meeting sensus penduduk 2020 beberapa waktu lalu, adanya data terkait bonus demografi yang selama ini belum bisa teroptimalkan dengan baik. Hal tersebut, tercermin dari masih adanya pengangguran di usia muda atau sebaliknya adanya Wrong Placement – Easter Placement ( Telah bekerja namun tidak sesuai dan tidak optimal – stugnant ).

Masih banyak pengangguran usia muda, terutama di pedesaan, sehingga perlu adanya DESA Windows Streaming dalam hal Desa / Kampoeng yang interaktif. Ini adalah bagian dari QVA ( Quorum Value Attitude ) di era milenium yang menjadi tantangan ( Opportunity Orienting ) kita, sehingga tidak akan menjadi Doubt dalam hal pemahaman Imvolment Emphaty dalam hal pengelolaan bonus demografi yang dikhawatirkan justru berubah menjadi blunder karena tidak tersedianya Link & Macth antara Attitude dan Accessesor dalam membangun Character Attitude Integrity through Personality by Imvolment Emphaty diantara Older & Young Community.

Sesuai data Kementerian PPN/BAPPENAS memperkirakan, puncak bonus demografi pertama akan terjadi pada 2034. Pada periode tersebut, bonus demografi diharapkan bisa memberikan kontribusi sebesar 0,22% poin terhadap pertumbuhan ekonomi nasional khususnya melalui kegiatan Industri Kreatif serta Integritas antar DESA & Kampoeng Indonesiaku !

Tidaklah mudah Tanpa adanya dukungan data seismic yang dimulai dengan keakurasian data dalam hal sensus penduduk yang berjalan, karenanya pemerintah memerlukan rumusan dan kebijakan dalam hal Digital Nationwide Integrator untuk mengatasi hal tersebut. Apalagi, ada beberapa catatan yang harus dilakukan, agar bonus demografi terus berlanjut.

Saatnya sumber daya manusia sudah mulai memahami hakekat dari Qualty Attitude through Integrity by Personality Integrator Energizing, agar lebih produktif dan berdaya saing. Apalagi saat ini era ekonomi menuju revolusi industri 4.0 yang berbicara otomatisasi, digitalisasi yang berpengaruh signifikan terhadap pengurangan tenaga kerja.

Pergeseran Trend Ekonomi Digital dan Berbasis Platform Based adalah peluang yang dapat menjadi kenistaan dan menjadikan Indonesia digital nation tak semata dalam hal produktivitas namun juga utamanya adalah Nationwide Destination Orienting !

Realita yang kita hadapi saat ini, dapat disaksikan mulai banyaknya datang wirausaha baru yang menggagas cara- cara dan platform baru. Dari peradaban industri ke peradaban digital, dari perusahaan menjadi platform.

Gejala- gejala perubahan besar tersebut sudah mulai nampak. Jika kita coba menilik salah satu contohnya pada perubahan industri atau bisnis transportasi, dimana perkembangan transportasi umum berbasis aplikasi atau online dapat membawa dampak yang cukup besar bagi perekonomian Indonesia, namun perlu kita uraikan secara seksama tehadap Quality Attitude yang terbangun pada setiap Personality Integrator yang ada.

Karena pertumbuhan ekonomi bisa ditopang oleh sektor yang kini semakin berkembang dalam penyerapan tenaga kerja, dalam asumsi sekitar 43 persen dari mitra pengemudi jasa transportasi online yang disurvei oleh salah satu perusahaan surveyor, dimana sebelumnya tidak punya pekerjaan. Dan ini menjadikan konten dalam Integritas Quality Attitude pada serupa Personality nya.

Tidak sedikit dari para pimpinan pengusaha konvensional tersebut yang tetap masih mencari argumentasi tandingan sehingga seakan- akan kemunduran usahanya bukan diakibatkan oleh kelalaiannya merespon dengan aktif dan cepat perubahan era yang terjadi.

Jika kita mengambil salah satu contoh lain perusahaan digital yang sudah berorientasi platform ( Taksi Online ), diimana dengan isu Big Data, mereka dapat memetakan perilaku konsumen terhadap jasa transportasi hingga delivery produk- produk yang ditawarkan secara online. Secara perlahan namun pasti mereka mulai memindahkan mindset perusahaan selama ini yang terfokus pada product-based menjadi platform-based.

Dominasi Generasi Millennial Dalam Bisnis Ekonomi Kreatif dan inilah yang saat ini menjadikan dunia internet tidak hanya mengubah gaya hidup, tapi juga peradaban dan generasi. Melalui teknologi digital, generasi millennial tumbuh kreatif, berinovasi, dan membentuk ekonomi Indonesia dan saatnya. Attitude through Young Orienting perlu menjadi pengawalan secara tepat dan memiliki konten yang lebih tepat dalam tercapainya Originally & Ordinary Destination.

Bisnis ekonomi kreatif sedang menjadi trend khususnya untuk anak muda, karena jenis usaha kali ini mengedepankan inovasi maupun pembaruan terhadap bisnis yang sama sebelumnya. Untuk itu banyak anak muda khususnya generasi milenial yang tertarik menggeluti industri kreatif.

Dalam laporan Badan Ekonomi Kreatif tahun 2017 tercatat, saat ini kaum millenial atau yang akrab disebut dengan era now, semakin ulet dalam mengembangkan dunia usaha khususnya industri kreatif seperti, kriya, kuliner, maupun fashion dimana yang kita sebut sebagai FAQ ( Fashion Agrobisnis & Quliner ) sehingga E-LIFESTYLE • QULINARYstyle saatnya sudah sangat perlu di integrasikan dengan HEALTHY Style khusus melalui Mentoring terkait Mentalitas dan Attitude melalui bidang Pemberdayaan dan Pengembangan SDM ( Salah satunya bidang Edukasi dan Psikologi ) sejak dini, karena dampak dari era now sangatlah terasa menjadi bagian yang saat ini menjadi fenomena dalam hal VICTIM Cause

Saat ini generasi milenial mendominasi bisnis kreatif di Indonesia, dengan rata-rata 80% dari 1,6 juta industri kreatif yang ada, karena para pelaku ekonomi kreatif rata – rata dalam usia 20 sampai 40 tahun dengan berbagai macam bidang usaha yang mereka geluti.

Pada tahun 2017 saja ekonomi kreatif menyumbangkan Produk Domestik Bruto (PDB) sebanyak 9% cukup banyak, mengingat bisnis ini merupakan industri baru yang dikemas dengan baik melalui tangan generasi milenial. Sedangkan 70% pangsa pasar industri kreatif ada di kriya, fashion, kuliner sebab ketiga sektor tersebut mempunyai pangsa pasar yang besar khususnya anak muda sebagai bidikan utama para pelaku ekonomi kreatif. Selain itu untuk sektor prioritas yang mempunyai mutliplayer effect cukup besar yakni dari Musik, Film, Aplikasi dan Game.

Pada konten Aplikasi dan Game inilah memiliki celah yang sekiranya perlu pendampingan dalam hal Preventif Parenting Digital sejak dini serta menjadikan Assessment dan Mentoring sudah perlu diikutsertakan.

Seperti kita ketahui, hingga awal tahun 2018 industri musik dan film sangat maju, karena industri tersebut dapat meraup keuntungan sangat besar terlebih jika lagu ataupun film disukai masyarakat sehingga penjualannya laku keras dipasaran.

Mulai 2018 hingga 2019 sebagai tahun politik, berdasarkan data yang dipublish BEKRAF dapat di estimasi bahwa ekonomi kreatif akan tumbuh 5% karena gegap gempita masyarakat Indonesia yang akan memilih pemimpin baru, dan beberapa industri kreatif seperti advertising serta kriya yang diperkirakan meningkat drastis. Sudah seharusnya para pelaku industri kreatif untuk lebih jeli melihat peluang yang ada, diharapkan tahun politik bisa menjadi momentum bagi para pelaku usaha untuk mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin.

Beberapa upaya yang akan dilakukan untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha dan tenaga kerja khususnya sektor ekonomi kreatif adalah dengan melakukan pelaksanaan gerakan hidup sehat, selain memperkuat pelatihan dan pendidikan vokasi juga diperkuat dengan adanya QVAassessor.

Selain juga adanya upaya yang terus mendorong investasi di bidang pengembangan produk tabungan, deposit, saham, dan investasi jangka panjang lainnya, peningkatan efisiensi dan kemudahan investasi, pengembangan instrument pembiayaan pembangunan, dan sistem pensiun yang berkesinambungan yang semua ini tidak semata hanya memudahkan namun juga perlu dicermati dampak sosial nya.

Karena jika pemerintah mentargetkan pada tahun 2045 manusia Indonesia unggul, berbudaya, serta menguasai pengetahuan dan teknologi saatnya secara parsial adanya Mentoring dan Assessor pada SDM generasi millennial yang berdaya saing global.

Sebagai digitalized economy country, Indonesia memiliki inclusive growth yang baik. Indonesia dinilai dunia memiliki banyak program dan kebijakan yang baik, yang dapat dijadikan showcase untuk menginisiasi negara-negara di dunia, terutama dengan tersebarnya di 80ribu Desa atau Kampoeng – inilah saatnya GoYOUNGukm melalui Ukm4gallery dan pemahaman hakekat OW! YOI! saatnya AYO memahami hakekat QVAassessor melalui salah satunya media hub yang interaktif yakni Mag LE’MOE !

• @maglemoe through DJADOEL.com by BICOOLE.com
©aiPIE2019